Seba Baduy 2026 Resmi Dibuka, Tegaskan Pelestarian Budaya

 



SERANG, FOKUS TV – Pemerintah Provinsi Banten resmi membuka rangkaian Seba Baduy 2026 pada Jumat (24/4/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya pelestarian tradisi adat masyarakat Baduy di Kabupaten Lebak.

Pembukaan dilakukan oleh Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, yang menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga budaya dan lingkungan. Acara ini diinisiasi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten, Jamaludin, dalam laporannya menyampaikan bahwa Seba Baduy merupakan bagian dari program pemajuan kebudayaan daerah. Program ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan serta Perda Banten Nomor 2 Tahun 2024.

Ia menyebutkan, jumlah peserta Seba Baduy 2026 diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang dari Baduy Dalam dan 37 orang dari Baduy Luar. Jumlah tersebut merupakan hasil koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Rangkaian kegiatan telah dimulai dengan pembekalan relawan (ngabaladah seba), rapat koordinasi lintas OPD, serta persiapan pameran budaya. Saat ini, kegiatan yang berlangsung meliputi pameran budaya dan edukasi, panggung seni, serta diskusi budaya.

Adapun agenda selanjutnya mencakup penyambutan Seba Baduy, ritual mandi seba, parade budaya, prosesi muka panto, hingga Seba Panungtung. Selain itu, akan digelar pula pentas wayang dan kegiatan muluk bareng.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan pentingnya menjaga warisan budaya dan kearifan lokal. Ia menyebut masyarakat Baduy sebagai contoh nyata kehidupan yang harmonis dengan alam.

“Masyarakat Baduy mengajarkan kita arti penting bersahabat dengan alam. Mereka hidup tanpa bergantung pada industri, namun mampu menjaga keseimbangan lingkungan dengan sangat baik,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kuatnya adat istiadat yang masih terjaga, mulai dari pola hidup hingga tata sosial. Menurutnya, kedisiplinan masyarakat Baduy menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat untuk meneladani nilai kesederhanaan, kebersamaan, dan rasa syukur yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Baduy. Tradisi saling berbagi juga dinilai sebagai nilai luhur yang perlu dipertahankan.

“Ketika masyarakat Baduy datang, mereka sering membawa oleh-oleh sebagai bentuk ketulusan. Maka kita pun harus menyambut dengan baik dan saling berbagi,” ungkapnya.

Wakil Gubernur juga mengapresiasi komitmen masyarakat Baduy dalam menjaga persatuan serta ketaatan terhadap adat. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan bersama.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Seba Baduy 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, kepala OPD, perwakilan instansi, pelaku UMKM, serta tamu undangan lainnya.

Seba Baduy 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 26 April 2026. Pemerintah berharap kegiatan ini berjalan lancar serta mampu memperkuat identitas budaya dan meningkatkan daya tarik pariwisata Banten.

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokustv.com.