Penutupan Kongres V BEM Banten, Tekankan Pendidikan Berdampak
SERANG, FOKUS TV – Kongres ke-V BEM Banten Bersatu resmi ditutup dengan khidmat di Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang, Minggu (12/4/2026). Penutupan ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan arah gerakan mahasiswa ke depan.
Kegiatan penutupan diisi dengan kuliah umum bertema “Pendidikan Berdampak untuk Indonesia Maju”. Agenda tersebut menghadirkan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan.
Dalam pemaparannya, Fauzan menegaskan bahwa pendidikan harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menyebut pendidikan tidak boleh berhenti pada aspek akademik semata.
“Pendidikan yang berdampak adalah pendidikan yang mampu menjawab kebutuhan zaman, melahirkan solusi atas persoalan bangsa, serta menciptakan generasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Fauzan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan mahasiswa. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berorientasi pada kemajuan bangsa.
Sementara itu, Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, menyampaikan bahwa kongres ini bukan sekadar forum formal. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai ruang konsolidasi gerakan mahasiswa dalam merespons dinamika sosial dan kebangsaan.
“Kongres ini menjadi titik tolak baru bagi BEM Banten Bersatu untuk terus memperkuat peran sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” kata Bagas.
Ia menambahkan, hasil kongres akan menjadi pijakan strategis dalam merumuskan agenda gerakan yang lebih terarah dan progresif. Mahasiswa, lanjutnya, diharapkan hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa.
Dengan berakhirnya Kongres ke-V ini, BEM Banten Bersatu diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang visioner. Selain itu, sinergi antar kampus juga diharapkan semakin kuat untuk mewujudkan gerakan mahasiswa yang solid dan berintegritas.
