Bupati Serang Tinjau Rumah Roboh Warga Sindangheula

 



SINDANGHEULA, FOKUS TV – Harapan Kusnadi, warga Kampung Jalupang Wetan, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, akhirnya mendapat kepastian setelah hampir dua bulan rumahnya roboh dan belum dibangun kembali.

Rumah milik Kusnadi ambruk akibat hujan deras berintensitas tinggi pada Kamis, 12 Februari 2026. Sejak kejadian itu, ia belum dapat kembali menempati rumahnya karena keterbatasan biaya untuk pembangunan ulang.

Pemerintah Desa Sindangheula sebelumnya telah mengupayakan bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Baznas Kabupaten Serang.

Namun, proses tersebut sempat terkendala karena Kusnadi tidak mampu memenuhi dana swadaya yang menjadi salah satu syarat program bantuan.

Berbagai peninjauan juga telah dilakukan oleh pihak desa, kecamatan hingga Dinas Perkim Kabupaten Serang. Meski demikian, realisasi pembangunan belum juga terlaksana hingga hampir dua bulan berlalu.

Perhatian langsung datang dari Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, yang meninjau lokasi rumah Kusnadi pada Kamis (16/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Perkim Okeu Oktaviana, Camat Pabuaran Idham Danal, Kepala Desa Sindangheula Suheli, serta Kapuskes Pabuaran Maftuhah.

“Alhamdulillah, hari ini saya bisa langsung melihat kondisi rumah Pak Kusnadi yang sudah rata dengan tanah. Insya Allah tahun ini kita bangun menjadi rumah layak huni,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah di lokasi.

Ia juga menekankan pentingnya pendataan rumah tidak layak huni secara menyeluruh agar kejadian serupa dapat diantisipasi sejak dini.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana, memastikan proses pembangunan segera direalisasikan.

“Insya Allah bulan ini paling cepat kita realisasikan sesuai perintah Ibu Bupati. Administrasi sedang diproses sambil berjalan karena ini sifatnya mendesak,” katanya.

Pembangunan rumah Kusnadi akan didukung anggaran sebesar Rp25 juta yang bersumber dari Baznas Kabupaten Serang, dengan Dinas Perkim menangani proses administrasi, verifikasi hingga monitoring.

Sementara itu, Camat Pabuaran Idham Danal dan Kepala Desa Sindangheula Suheli menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung dari Bupati Serang.

Suheli mengungkapkan, pengajuan bantuan sebenarnya telah dilakukan sejak 2022, namun terkendala dana swadaya dan legalitas lahan.

“Alhamdulillah, tahun ini sudah ada titik terang. Kami dari desa akan terus mengawal proses ini agar pembangunan berjalan lancar,” ujar Suheli.

Saat ini, proses administrasi pembangunan rumah Kusnadi tengah berlangsung dan ditargetkan segera direalisasikan dalam waktu dekat.

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokustv.com.