PUB Salurkan 2.660 Bibit Tanaman untuk Masyarakat Baduy
LEBAK, FOKUS TV –Perkumpulan Urang Banten (PUB) melalui Bidang Penanggulangan Bencana menyalurkan bantuan sebanyak 2.660 bibit tanaman ke Kampung Cipere, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (13/10/2026). Bantuan ini merupakan bagian dari program Giat Baduy Lestari 2026 untuk mendukung penghijauan dan menjaga kelestarian lingkungan di kawasan masyarakat adat Baduy.
Penyaluran bantuan tersebut dihadiri sejumlah pengurus dan anggota PUB Bidang Penanggulangan Bencana. Mereka di antaranya Wakil Ketua Umum Bidang Penanggulangan Bencana sekaligus Ketua Badan Koordinasi Penanggulangan Bencana (BKPB) H. Nana Sujana atau Ki Nana Sujana, Wakil Ketua BKPB Koswara Mulyana atau Ki Koswara, anggota BKPB H. Epi Kunaepi atau Ki Epi, serta Sekretaris BKPB Hendi Effendi yang akrab disapa Asep Hendi atau Ki Asep Hendi.
Ki Nana Sujana menjelaskan, ribuan bibit tanaman tersebut diberangkatkan dari Pusat Persemaian Rumpin, Bogor, sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di Kampung Cipere pada pukul 14.00 WIB.
Bantuan diterima langsung oleh perwakilan masyarakat adat Baduy, Kang Ciwing. Seluruh bibit dilaporkan tiba dalam kondisi baik dan siap didistribusikan kepada masyarakat di wilayah Baduy dan sekitarnya untuk mendukung pelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam gerakan penghijauan untuk menjaga pelestarian lingkungan masyarakat adat Baduy dan wilayah sekitarnya,” ujar Ki Nana Sujana.
Ia menambahkan, kelancaran distribusi tersebut menjadi bagian dari komitmen PUB bersama panitia dan masyarakat adat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata, kolaborasi, dan semangat gotong royong.
Proses penurunan dan pengangkutan bibit berlangsung lancar dan aman. Masyarakat adat Baduy turut bergotong royong memindahkan bibit dari kendaraan pengangkut untuk selanjutnya dibawa ke sejumlah kampung adat terdekat sebagai persiapan penanaman.
Menurut Ki Nana, keterlibatan masyarakat adat menjadi bagian penting dalam gerakan Baduy Lestari. Pelestarian lingkungan, kata dia, tidak hanya bergantung pada penanaman pohon, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan partisipasi masyarakat sebagai penjaga alam sekaligus pewaris kearifan lokal.
“Pelestarian lingkungan tidak hanya berkaitan dengan penanaman pohon, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan partisipasi masyarakat sebagai penjaga alam sekaligus pewaris kearifan lokal,” ungkapnya.
## PUB Targetkan Penyaluran 70.000 Bibit Tanaman
Di tempat yang sama, Sekretaris BKPB PUB Hendi Effendi atau Ki Asep Hendi mengatakan, program Giat Baduy Lestari 2026 menjadi salah satu upaya organisasi tersebut untuk memperkuat sinergi dengan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian alam.
“Melalui Giat Baduy Lestari 2026, Perkumpulan Urang Banten (PUB) terus melakukan sinergi dengan masyarakat, khususnya masyarakat Baduy, untuk terus menjaga dan melestarikan lingkungan agar menjadi lebih asri,” kata Ki Asep Hendi.
Ia berharap manfaat program penghijauan tersebut tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Ki Asep Hendi menjelaskan, penyaluran 2.660 bibit di Kampung Cipere merupakan distribusi tahap pertama dari rangkaian Giat Baduy Lestari 2026. Program tersebut menargetkan penyaluran total 70.000 bibit tanaman ke kawasan masyarakat adat Baduy dan wilayah sekitarnya.
Program ini diharapkan dapat mendukung penghijauan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya merawat alam secara berkelanjutan.
Bagi PUB, gerakan Baduy Lestari juga menjadi bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus penghormatan terhadap kearifan lokal masyarakat adat Banten.
Dengan dimulainya distribusi tahap pertama, program Giat Baduy Lestari 2026 selanjutnya diarahkan untuk memenuhi target penyaluran 70.000 bibit tanaman bagi masyarakat adat Baduy dan wilayah sekitarnya.
