Manajemen Hotel Kalyana Mitta Cilegon Bantah Tahu Dugaan Diskotik hingga Subuh
CILEGON, FOKUS TV –Manajemen Hotel Kalyana Mitta Cilegon, Atin, yang disebut sebagai orang kepercayaan pemilik hotel, mengaku tidak mengetahui dugaan aktivitas diskotik yang disebut beroperasi hingga subuh. Ia juga menyatakan tidak mengetahui dugaan penyalahgunaan narkoba maupun praktik prostitusi daring melalui aplikasi MiChat yang menjadi sorotan publik.
“Saya tidak tahu kalau dugem sampai subuh,” kata Atin saat dikonfirmasi mengenai dugaan operasional tempat hiburan malam tersebut.
Terkait razia narkoba yang dilaporkan berujung pada ditemukannya dua pengunjung yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba, Atin mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut. Ia menyebut keberadaan pengunjung di ruang karaoke tidak serta-merta berkaitan dengan aktivitas yang dipersoalkan.
“Saya tidak tahu, Mas. Anak-anak kan diperiksa. Ada tamu yang tidak menggunakan layanan di situ dan berasal dari luar. Mereka pribadi, kami juga mau bekerja dengan siapa pun,” ujarnya.
### Manajemen Mengaku Tidak Terlibat Transaksi MiChat
Atin juga mengaku tidak mengetahui dugaan praktik prostitusi daring yang disebut menggunakan aplikasi MiChat. Menurut dia, pihak hotel hanya berkaitan dengan penyewaan kamar dan tidak terlibat dalam transaksi yang dimaksud.
“Kalau MiChat, saya tidak tahu. Sewa-sewa saja. Kalau soal transaksi dan uang, kami tidak terlibat,” katanya.
### Dugaan Operasional hingga Subuh Jadi Sorotan
Sebelumnya, Diskotik Kalyana Mitta di Kota Cilegon menjadi sorotan menyusul sejumlah dugaan, mulai dari operasional hingga subuh, penyediaan minuman keras (miras), keberadaan pemandu lagu atau *lady companion* (LC), hingga dugaan penawaran layanan seksual melalui aplikasi daring.
Sorotan terhadap tempat hiburan malam tersebut semakin menguat setelah polisi dilaporkan mengamankan dua pengunjung yang disebut positif narkoba dalam razia. Informasi yang beredar juga menyebut adanya barang bukti yang diduga berkaitan dengan narkotika jenis sintetis.
Meski demikian, berbagai dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan penjelasan dari pihak berwenang. Keterangan mengenai hasil pemeriksaan, barang bukti, serta status hukum pihak-pihak yang terkait perlu merujuk pada informasi resmi kepolisian.
Sementara itu, pihak pengelola diskotik, Natali yang akrab disapa Ema Natali, belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi mengenai berbagai dugaan tersebut.
Hingga berita ini ditulis, tanggapan resmi dari Ema Natali belum diperoleh. Perkembangan penanganan kasus dan klarifikasi dari pihak terkait masih dinantikan.
