Hasan Basri Hadiri Bakti Sosial dan Deklarasi Dukungan Astacita Prabowo

 


JAKARTA, FOKUS TV – Direktur Eksekutif Astacita Merah Putih Kerakyatan, Hasan Basri, menghadiri kegiatan bakti sosial dan deklarasi dukungan terhadap program Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Gedung Juang 45, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan yang digelar Aliansi Astacita Merah Putih 08 itu dihadiri sejumlah tokoh politik, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta kalangan seniman. Acara dirangkai dengan santunan bagi anak yatim dan kaum duafa, pertunjukan seni budaya, serta pembacaan pernyataan sikap mendukung program pemerintah.

Hasan Basri mengatakan pihaknya berkomitmen mengawal berbagai program prioritas pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas. Menurutnya, kegiatan santunan tersebut menjadi langkah awal untuk memperluas aksi sosial pada masa mendatang.

"Setelah agenda hari ini melaksanakan santunan anak yatim dan duafa, ke depan kami ingin memberikan santunan dalam skala yang lebih besar, bahkan menargetkan sekitar 10.000 anak yatim dan duafa," ujar Hasan Basri.

Koordinator Aliansi Astacita Merah Putih 08, Gus Hendi Lesmana, menambahkan organisasinya akan melakukan roadshow ke berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan itu bertujuan menjangkau masyarakat hingga wilayah terpencil agar memperoleh akses pendidikan, layanan kesehatan, dan pemenuhan gizi.

Hendi menilai berbagai program pemerintah memerlukan dukungan dan pengawalan agar dapat berjalan efektif.

"Kami selaku Aliansi Astacita Merah Putih siap mengawal program tersebut agar sampai ke masyarakat, dengan demikian ekonomi akan meningkat," katanya.

Sekitar 200 masyarakat menghadiri kegiatan tersebut, termasuk 50 anak yatim yang menerima santunan. Mereka menyatakan dukungan terhadap sejumlah program strategis pemerintah, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, serta hilirisasi pertanian.

Seniman Ricky Tamba menyebut kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan masyarakat terhadap berbagai program pemerintah.

"Ini adalah contoh konkret bagaimana rakyat benar-benar cinta Pak Prabowo," ujar Ricky.

Menurutnya, dukungan itu diwujudkan melalui karya seni, pembacaan puisi, lagu, orasi, serta aksi sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, tokoh Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Gus Faqih, menyampaikan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah, termasuk Program Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia mengaku pernah menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut dan menyebut pemerintah merespons laporan itu dengan cepat.

Di sisi lain, Ketua Umum Lembaga Pusaka Senibumi Nusantara, Erlyn Suzan, menilai program Astacita berperan dalam membangun karakter generasi bangsa melalui peningkatan kualitas gizi dan pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, ia juga membagikan susu kepada anak-anak sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan gizi.

Putri Indonesia Sumatera Utara 2023, Tabitha Napitupulu, berharap kegiatan tersebut menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui kolaborasi berbagai elemen masyarakat.

Selain bakti sosial, acara juga diisi pembacaan puisi karya Ricky Tamba berjudul Bapak, Terbuat Dari Apa Hatimu? serta orasi dari sejumlah tokoh politik daerah.

Pada kesempatan itu, Aliansi Astacita Merah Putih 08 juga membacakan lima poin pernyataan sikap, yakni mendukung penuh program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, berkomitmen mengawal pelaksanaannya, menjaga persatuan bangsa, menolak disinformasi dan ujaran kebencian, serta mendoakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah pemerintahan.

Kegiatan ditutup dengan penegasan komitmen Aliansi Astacita Merah Putih 08 untuk terus mengawal implementasi program-program pemerintah melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah.

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke [email protected].