Aktivis Banten Dampingi Pengelola SPPG MBG Soroti Hasil Uji Lab


SERANG, FOKUSTV.COM – Sejumlah aktivis di Banten mendampingi perwakilan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mempertanyakan hasil uji laboratorium kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang.

Perwakilan pengelola SPPG Serang Citasuk-Padarincang berinisial MR mengaku kesulitan mendapatkan hasil uji laboratorium yang berkaitan dengan dapur MBG yang diawasinya.

MR bersama aktivis Banten berinisial FR sebelumnya mendatangi Kantor Dinkes Kabupaten Serang pada Jumat, 7 Agustus 2026. Kedatangan mereka untuk meminta penjelasan sekaligus memperoleh hasil uji laboratorium tersebut.

MR menduga terdapat pelayanan yang tidak semestinya dari oknum pegawai Dinkes Kabupaten Serang berinisial WT dan MS. Ia menyebut kedua pihak tersebut dinilai menghindar ketika dimintai penjelasan.

"Merasa dipermainkan oleh oknum dinas yang selalu menghindar dan mengabaikan kapasitas serta tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat. Hak dan kewajiban saat dikonfirmasi terkait hasil uji laboratorium SPPG MBG ini sangat jelas merugikan secara waktu, tenaga, dan finansial," ujar MR kepada wartawan.

Sementara itu, FR yang mendampingi MR mempertanyakan adanya arahan dari salah seorang pegawai Dinkes Kabupaten Serang agar persoalan tersebut disampaikan kepada Ombudsman RI Perwakilan Banten.

"Yang kita minta bukti hasil uji laboratorium, kok diarahkan ke Ombudsman RI Perwakilan Banten. Ini sudah jelas menjadi suatu kejanggalan, seolah-olah kita dilempar ke sana kemari tanpa adanya kejelasan yang mendasar," kata FR.

FR mengatakan pihaknya kemudian mendatangi Ombudsman RI Perwakilan Banten pada Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00-15.00 WIB untuk menelusuri arahan tersebut.

Namun, menurut FR, kedatangan mereka belum menghasilkan kejelasan sebagaimana yang diharapkan. Ia menilai arahan tersebut berpotensi hanya menjadi alasan untuk menunda penyelesaian persoalan.

"Saya menilai ini hanya sebuah alibi saja, sekadar mengulur waktu. Entah ada maksud dan tujuan apa sehingga kita dilempar ke mana-mana," ujar FR.

FR menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut hingga mendapatkan hasil uji laboratorium yang diminta.

"Kita selaku aktivis akan terus mengawal sampai tuntas untuk mendapatkan hasil uji laboratorium ini. Bila perlu, kita akan menurunkan massa aksi ke kantor Dinas Kabupaten Serang dan kantor bupati untuk meminta hak dan penjelasan secara terbuka di muka publik," tegasnya.

Menurut FR, program MBG merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk masyarakat luas sehingga pengelola maupun pihak terkait membutuhkan kejelasan mengenai hasil pemeriksaan laboratorium.

Atas persoalan tersebut, MR yang didampingi FR akhirnya membawa persoalan itu ke Ombudsman RI Perwakilan Banten. Laporan tersebut disebut disertai sejumlah bukti dan dokumen pendukung.

Hingga berita ini diterbitkan, persoalan mengenai dugaan tertahannya hasil uji laboratorium SPPG MBG tersebut masih dalam tahap pendalaman informasi. Pihak Dinkes Kabupaten Serang maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.Jika Anda memiliki nama lengkap narasumber, jenis pemeriksaan laboratorium, tanggal pengambilan sampel, atau tanggapan resmi Dinkes Kabupaten Serang, naskah ini bisa dibuat lebih kuat dan berimbang untuk publikasi.

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke [email protected].