Dekopinwil Banten Diharapkan Perkuat Daya Saing Koperasi dan Ekonomi Desa


 SERANG, FOKUS TV – Pemerintah pusat mendorong koperasi di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Banten, agar memiliki daya saing tinggi dan mampu berkontribusi terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang dicanangkan Presiden.

Hal itu disampaikan dalam rangkaian kegiatan pengukuhan pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Banten. Pemerintah menilai koperasi harus dikelola secara profesional, adaptif, dan mampu bersaing dengan negara-negara lain agar dapat menjadi penggerak ekonomi nasional.

“Jika pertumbuhan ekonomi 8 persen ingin tercapai, maka koperasi harus memiliki daya saing, dikelola secara profesional, dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan yang ada,” ujar perwakilan Kementerian Koperasi.

Pemerintah juga menaruh harapan besar terhadap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih yang saat ini terus dikembangkan di berbagai daerah. Koperasi tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa dan kelurahan dengan mengelola potensi lokal sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

Desa yang memiliki potensi pertanian didorong mengembangkan usaha berbasis hasil pertanian, sementara desa dengan potensi wisata diarahkan menjadi desa wisata. Begitu pula wilayah pesisir dan sentra UMKM yang dapat mengembangkan usaha sesuai sektor unggulannya.

Menurut data yang disampaikan, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih terus menunjukkan perkembangan. Saat ini terdapat lebih dari 22 ribu koperasi yang masih dalam tahap pembangunan, sementara sekitar 12.300 unit telah selesai 100 persen.

Selain itu, sebanyak 35 ribu titik lahan telah tersedia dan 1.061 koperasi telah memasuki tahap operasional. Sebagian di antaranya telah diresmikan oleh Presiden dalam kegiatan nasional sebelumnya.

Pemerintah menargetkan pada Agustus 2026 sebanyak 30 ribu Koperasi Desa Merah Putih yang bangunannya telah selesai dapat mulai beroperasi secara penuh. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah sedang menyiapkan program pendidikan dan pelatihan bagi 35 ribu manajer koperasi yang nantinya akan ditempatkan di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, pengurus Dekopinwil Banten periode 2026-2030 resmi dikukuhkan. Pengukuhan tersebut dihadiri Wakil Menteri Koperasi RI, Ketua Harian Dekopin Pusat, serta berbagai unsur pemerintah dan pelaku koperasi di Banten.

Pengurus baru Dekopinwil Banten diharapkan mampu memperkuat pembinaan koperasi di daerah. Saat ini tercatat lebih dari 6.000 koperasi telah berdiri di Provinsi Banten dan terus mendapatkan pembinaan dari pemerintah.

“Kita berharap pengurus dapat bekerja maksimal untuk memperkuat koperasi di Provinsi Banten. Perhatian pemerintah terhadap koperasi saat ini sangat tinggi dan harus dimanfaatkan dengan baik,” kata salah satu pengurus yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Selain koperasi desa, pemerintah juga mendorong berbagai profesi, termasuk kalangan wartawan, untuk membentuk koperasi sebagai wadah penguatan ekonomi bersama. Menurutnya, banyak perusahaan besar dunia yang berawal dari gerakan koperasi dan berkembang menjadi entitas usaha yang kuat.

Pemerintah optimistis kolaborasi antara Dekopin, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat akan mampu mewujudkan koperasi yang sehat, profesional, dan berdaya saing guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hingga saat ini, program pengembangan Koperasi Desa Merah Putih terus berjalan dengan target operasionalisasi puluhan ribu koperasi di seluruh Indonesia pada tahun 2026.

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke [email protected].