Dekopinwil Banten 2026-2030 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Ekonomi Kerakyatan
SERANG, FOKUS TV – Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Provinsi Banten periode 2026-2030 resmi dilantik dan dikukuhkan. Kepengurusan baru ini menegaskan komitmennya untuk memperkuat gerakan koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan di Provinsi Banten.
Pelantikan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Koperasi Republik Indonesia, jajaran Dekopin Pusat, Gubernur Banten Andra Soni, pimpinan DPRD Provinsi Banten, unsur Forkopimda, kepala daerah kabupaten/kota, serta para pelaku koperasi dari seluruh wilayah Banten.
Ketua Dekopinwil Banten periode 2026-2030 dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan hingga proses pelantikan dapat terlaksana dengan baik.
"Atas nama pengurus Dekopinwil Banten yang baru saja dilantik dan dikukuhkan, kami mengucapkan terima kasih atas arahan, bimbingan, dan dukungan dari Gubernur Banten, Ketua Dekopin Pusat, serta seluruh pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memajukan gerakan koperasi di Banten.
"Koperasi harus kita jadikan sebagai soko guru perekonomian dan alat perjuangan ekonomi rakyat di tengah tantangan ekonomi modern. Koperasi harus bertransformasi menjadi lembaga yang lebih kuat, mandiri, profesional, dan berdaya saing tinggi," katanya.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten, hingga pertengahan 2026 telah terbentuk sebanyak 1.550 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Provinsi Banten. Dari jumlah tersebut, sebanyak 695 koperasi telah aktif beroperasi.
Selain itu, terdapat lebih dari 5.000 koperasi umum yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Kondisi tersebut dinilai menjadi potensi besar untuk memperkuat sektor ekonomi berbasis kerakyatan di daerah.
Dalam periode kepengurusan 2026-2030, Dekopinwil Banten menetapkan tiga fokus utama program kerja. Pertama, penguatan kapasitas koperasi melalui peningkatan kualitas manajemen organisasi, tata kelola usaha, serta literasi digital bagi pengurus dan anggota.
Kedua, memperluas kemitraan guna membuka akses yang lebih luas terhadap permodalan, pasar, dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pertumbuhan usaha koperasi.
Ketiga, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten dalam mendukung program-program strategis, termasuk Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Dekopinwil Banten juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat kemajuan koperasi di daerah.
"Kami tidak dapat bekerja sendiri. Oleh karena itu kami memohon doa dan dukungan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder agar koperasi di Provinsi Banten semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.
Melalui kepengurusan baru ini, Dekopinwil Banten berharap dapat menjadi wadah yang efektif dalam memperjuangkan kepentingan koperasi sekaligus mendorong transformasi ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.
Pelantikan ditutup dengan ajakan kepada seluruh pengurus dan insan koperasi untuk memperkuat sinergi serta kolaborasi demi mewujudkan koperasi yang modern, mandiri, dan berdaya saing.
Hingga acara berakhir, seluruh rangkaian pelantikan dan pengukuhan pengurus Dekopinwil Banten periode 2026-2030 berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
