Sekwan DPRD Banten Hindari Konfirmasi Terkait Dugaan Pengondisian Agensi Publikasi

 


SERANG, FOKUS TV – Sekretaris DPRD Provinsi Banten, Subhan, diduga menghindari konfirmasi awak media terkait isu pengondisian agensi jasa publikasi di lingkungan parlemen Banten. Upaya konfirmasi yang dilakukan sejumlah jurnalis pada Selasa (12/5/2026) tidak membuahkan hasil setelah pejabat tersebut disebut meninggalkan kantor melalui pintu samping.

Insiden itu terjadi setelah awak media menunggu selama kurang lebih tiga jam di Kantor DPRD Banten untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pengondisian vendor atau agensi publikasi yang tengah menjadi sorotan di kalangan pelaku usaha media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, muncul keluhan dari berbagai perusahaan media terkait minimnya peluang untuk mendapatkan paket jasa publikasi di lingkungan DPRD Banten. Penentuan pihak ketiga atau vendor jasa publikasi disebut dilakukan secara tertutup dan hanya melibatkan agensi tertentu secara berulang.

Situasi tersebut memicu dugaan adanya ketimpangan dalam tata kelola anggaran publikasi serta persaingan usaha yang dinilai tidak sehat di sektor jasa media.

Isu utama yang dipersoalkan adalah penggunaan pihak ketiga atau vendor perantara dalam pengelolaan anggaran publikasi informasi publik. Sejumlah pelaku media menilai mekanisme tersebut rawan penunjukan vendor tertentu, pembagian proyek yang tidak transparan, hingga dugaan adanya media “titipan”.

Selain itu, terdapat pula sorotan terkait nominal pembayaran jasa publikasi yang dinilai tidak sesuai. Salah seorang insan media, Zul, mengungkapkan adanya perbedaan signifikan antara nilai anggaran dan pembayaran yang diterima media.

“Anggaran publikasi media online disebut sebesar Rp1,3 juta per tayang, tapi media hanya menerima sekitar Rp500 ribu,” ujar Zul.

Ia juga mengaku kecewa lantaran gagal mendapatkan penjelasan langsung dari Sekwan DPRD Banten. Menurutnya, sejak pukul 14.30 WIB petugas keamanan menyebut Subhan masih berada di ruangannya.

“Katanya bapak Sekwan sedang rapat. Kami tunggu sampai pukul 16.30 WIB, tapi menurut satpam beliau sudah keluar lewat pintu samping,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Sekretaris DPRD Banten Subhan belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pengondisian agensi publikasi maupun berbagai keluhan yang disampaikan pelaku usaha media. Status konfirmasi masih menunggu klarifikasi dari pihak Sekretariat DPRD Banten.

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokustv.com.