IWOI Kabupaten Tangerang Apresiasi Penertiban PKL, Minta Solusi untuk Pedagang
TANGERANG, FOKUS TV – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWOI) Kabupaten Tangerang mengapresiasi langkah Pemerintah Daerah dalam melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik yang dinilai mengganggu ketertiban umum dan tata ruang wilayah.
Namun demikian, DPD IWOI Kabupaten Tangerang mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak hanya berhenti pada tindakan pembongkaran semata. Pemerintah diminta menghadirkan solusi nyata demi menjaga keberlangsungan hidup para pedagang kecil.
Ketua DPD IWOI Kabupaten Tangerang, Sopiyan, mengatakan penertiban merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan wilayah yang tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Menurutnya, pendekatan kemanusiaan harus tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.
“Pemerintah memang memiliki kewenangan menjalankan aturan dan menjaga ketertiban wilayah. Itu langkah yang patut kita apresiasi. Tetapi di sisi lain, pemerintah harus bisa memberikan solusi terhadap pedagang kecil, karena itu bagian dari keberlangsungan hidup masyarakat kecil,” ujar Sopiyan.
Ia menegaskan, mayoritas pedagang yang ditertibkan merupakan pelaku usaha mikro yang menggantungkan kebutuhan hidup sehari-hari dari hasil berdagang.
“Mereka bukan pelaku kriminal. Mereka ayah dan ibu yang setiap hari berjuang untuk mendapatkan biaya sekolah anak dan kebutuhan keluarga. Kalau hanya dibongkar tanpa solusi, maka yang muncul bukan ketertiban sosial, melainkan potensi pengangguran dan persoalan ekonomi baru,” tegasnya.
DPD IWOI Kabupaten Tangerang juga mendorong Pemerintah Daerah menerapkan pola penataan yang lebih humanis dan berkelanjutan. Beberapa solusi yang diusulkan di antaranya relokasi ke lokasi binaan, penyediaan lapak sementara, pendataan UMKM, hingga program pembinaan usaha agar para pedagang dapat masuk ke sektor ekonomi resmi.
“Harus ada ruang dialog. Libatkan para pedagang dalam pembicaraan, dengarkan kebutuhan mereka, lalu tentukan lokasi relokasi yang layak dan tidak mematikan usaha mereka,” lanjutnya.
Selain itu, Sopiyan menilai peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi secara berimbang agar masyarakat memahami persoalan dari dua sisi, yakni kepentingan pemerintah menjaga ketertiban dan hak masyarakat kecil untuk mempertahankan penghidupan.
“Pers harus hadir dengan sudut pandang yang cerdas dan objektif. Jangan hanya mengejar viral, tetapi juga memberi edukasi dan solusi. IWOI siap menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
DPD IWOI Kabupaten Tangerang berharap langkah penertiban ke depan dapat menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha kecil, sehingga pembangunan daerah tetap berjalan tanpa mengorbankan kelompok masyarakat paling rentan.
