Revitalisasi Alun-Alun Serang Rp50 Miliar, Warga Soroti Kualitas


 KOTA SERANG, FOKUS TV – Rencana Pemerintah Kota Serang merevitalisasi alun-alun dengan anggaran Rp50 miliar memasuki tahap lelang. Program ini menjadi bagian dari penataan ruang publik agar lebih representatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kebijakan di bawah kepemimpinan Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia tersebut mendapat dukungan dari warga. Namun, masyarakat menekankan agar hasil pembangunan tidak hanya indah secara tampilan, tetapi juga berdampak nyata.

Warga sekaligus pemerhati kebijakan publik, Arie Budiarto, menyebut revitalisasi ini sebagai langkah positif. Ia menegaskan, manfaat bagi masyarakat harus menjadi prioritas utama.

“Kita tentu mendukung. Tapi jangan sampai hasilnya cuma bagus di tampilan. Yang penting itu manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Menurut Arie, alun-alun harus menjadi ruang publik yang hidup dan inklusif. Fasilitasnya perlu mendukung aktivitas olahraga, rekreasi, hingga kegiatan sosial bagi semua kalangan.

Ia juga menyoroti potensi dampak ekonomi dari penataan alun-alun. Menurutnya, kawasan tersebut bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM.

“Kalau ditata dengan baik, alun-alun ini bisa jadi pusat aktivitas ekonomi. UMKM jangan hanya dipindahkan, tapi harus benar-benar diberdayakan,” katanya.

Selain itu, kemudahan akses menjadi perhatian penting. Arie menilai pengelolaan parkir perlu diatur secara bijak agar tidak membebani masyarakat.

“Kalau ingin alun-alun ini hidup, masyarakat harus dipermudah. Parkir kalau bisa digratiskan dengan skema dari pemerintah Kota Serang, tapi petugas tetap diberdayakan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar kontraktor yang memenangkan lelang bekerja secara profesional. Kualitas pembangunan harus sesuai spesifikasi dan rencana anggaran biaya (RAB).

“Ini proyek besar di pusat kota. Penyedia jasa harus menjaga kualitas dan memastikan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, transparansi proses lelang dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik. Dengan anggaran besar, masyarakat berharap tidak ada celah dalam pelaksanaan proyek.

“Intinya sederhana, masyarakat butuh yang terasa, bukan sekadar terlihat,” tambahnya.

Saat ini, proyek revitalisasi alun-alun Kota Serang masih dalam tahap lelang. Masyarakat menunggu realisasi pembangunan yang tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga berkualitas dan tepat guna.

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokustv.com.