Pelayanan Tulus Jadi Kunci, RS Mata Ahmad Wardi Perkuat Komitmen

 


SERANG, FOKUS TV – Rumah Sakit (RS) Mata Ahmad Wardi memanfaatkan momentum pasca Lebaran untuk memperkuat komitmen pelayanan kesehatan berbasis ketulusan, empati, dan nilai kekeluargaan.

Kegiatan yang diikuti seluruh unsur rumah sakit ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi bersama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Direktur Utama RS Mata Ahmad Wardi, dr. Pradipta Suwarsyaf, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berdampak bagi pasien, tetapi juga bagi tenaga medis dan pihak yang terlibat.

“Pelayanan itu bukan hanya untuk pasien, tetapi juga kembali kepada diri kita sendiri. Ada dampak kesehatan, kebahagiaan, bahkan keberkahan rezeki bagi mereka yang melayani dengan tulus,” ujarnya.

Ia menyebut, semangat melayani dengan hati menjadi fondasi penting dalam membangun kualitas layanan, terutama bagi tenaga medis yang menghadapi berbagai tantangan kerja setiap hari.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir narasumber dr. Arief Alam Sehat Ibrahimi Jaya yang memberikan penguatan terkait pentingnya pelayanan berbasis empati.

Dalam pemaparannya, dr. Arief menjelaskan bahwa pelayanan tulus tidak hanya berdampak bagi pasien, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan mental tenaga medis.

“Ketika kita membantu orang lain dengan hati, sebenarnya kita juga sedang membantu diri kita sendiri. Ada rasa bahagia, rasa bermakna, dan energi positif yang kembali kepada kita,” ungkapnya.

Ia menambahkan, berbagai riset menunjukkan individu yang aktif membantu sesama cenderung memiliki tingkat stres lebih rendah serta kondisi kesehatan yang lebih baik.

Selain itu, dr. Arief juga menekankan pentingnya pengelolaan stres, khususnya bagi tenaga kesehatan, dengan fokus pada hal-hal yang dapat dikendalikan.

“Banyak hal dalam hidup yang tidak bisa kita kontrol, seperti cuaca atau ucapan orang lain. Namun kita selalu bisa mengontrol bagaimana kita meresponsnya,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dihadiri para wakif, Dewan Syariah, Dewan Pengawas, Komisaris, jajaran direksi, hingga tenaga medis, yang memperkuat identitas RS Mata Ahmad Wardi sebagai rumah sakit berbasis wakaf.

“Ini bukan sekadar rumah sakit biasa. Ini adalah rumah sakit wakaf, yang kepemilikannya diserahkan kepada Allah dan manfaatnya untuk masyarakat,” tambah dr. Pradipta.

Memasuki usia ke-8, RS Mata Ahmad Wardi diharapkan terus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan mata yang unggul, profesional, serta berlandaskan nilai keislaman.

Saat ini, komitmen penguatan pelayanan pasca Lebaran tersebut terus berjalan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat.

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke redaksi@fokustv.com.