Den Turangga Baharkam Polri Bagikan Sembako untuk Warga Kelapa Dua Depok
DEPOK, FOKUS TV – Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Korps Sabhara Baharkam Polri melalui Detasemen Turangga (Den Turangga) menggelar aksi sosial dengan membagikan bantuan sembako berupa beras kepada warga di kawasan Kelapa Dua, Depok, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB itu dipimpin Kompol Kadarman selaku Ketua Tim, didampingi Iptu Yunus dan Ipda Yayuk. Sebanyak 10 personel aktif Den Turangga Korps Sabhara Baharkam Polri diterjunkan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
Komandan Den Turangga mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.
"Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum dan penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat yang siap membantu dalam segala situasi. Kegiatan berbagi sembako ini adalah salah satu bentuk ikhtiar kami untuk terus hadir membawa manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan," ujarnya dalam keterangannya, Senin (3/8).
Ia menambahkan, Ditpolsatwa Baharkam Polri berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan kemanusiaan secara berkala di berbagai wilayah penugasan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Kompol Kadarman menyampaikan proses penyaluran bantuan berlangsung tertib meski mendapat antusiasme tinggi dari warga.
"Kami berharap bantuan beras ini dapat sedikit meringankan pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari warga di sekitar Kelapa Dua. Alhamdulillah, berkat kerja sama tim dan kesadaran warga, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif," kata Kompol Kadarman.
Kehadiran personel Den Turangga disambut hangat oleh masyarakat setempat. Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari upaya Baharkam Polri memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian pembagian bantuan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih tajam dengan gaya khas detik.com atau versi yang lebih formal seperti Antara.
