Move for Indonesia Gelar Diskusi Publik Demokratisasi Ekonomi
JAKARTA, FOKUS TV – Move for Indonesia menggelar diskusi publik bertajuk “Demokratisasi Ekonomi Indonesia: Siapa yang Berhak Menentukan Kesejahteraan Kita?” di Kantor DPP KNPI, Jakarta Selatan, Sabtu (12/9/2026).
Diskusi tersebut membahas pentingnya ruang partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan dan kebijakan ekonomi nasional.
Mengusung tema “Dari Desa Hingga Ruang Investasi Negara: Menakar Ruang Suara Rakyat Dalam Ekonomi Bangsa”, forum ini menjadi ruang dialog untuk membahas demokratisasi ekonomi, pengelolaan sumber daya, kebijakan investasi, serta posisi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan.
Sejumlah narasumber hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka antara lain Muhammad Firdaus, S.E., M.M., Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro Kementerian UMKM RI; Badiul Hadi dari Seknas FITRA; Wahyu Eka Styawan, Pengampanye Urban Berkeadilan WALHI Nasional; serta Alya Mukhibita, Duta DPD RI.
Direktur Eksekutif Move for Indonesia, M. Syahrus Sobirin, menekankan pentingnya memperluas ruang partisipasi publik dalam setiap proses pembangunan ekonomi.
Menurut Syahrus, pembangunan ekonomi harus mampu menjembatani kepentingan pemerintah, pelaku usaha, masyarakat sipil, hingga masyarakat di tingkat desa.
Ia menilai kebijakan investasi dan pembangunan nasional perlu memastikan suara masyarakat tidak berhenti pada tahap konsultasi, tetapi menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan.
“Masyarakat bukan hanya objek pembangunan, tetapi harus ditempatkan sebagai subjek yang memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi dan ikut menentukan arah pembangunan,” demikian poin yang ditekankan dalam forum tersebut.
Diskusi publik ini mendapat antusiasme dari kalangan generasi muda. Ratusan mahasiswa dan pemuda hadir serta mengikuti pembahasan secara aktif.
Kehadiran generasi muda menunjukkan perhatian terhadap isu demokratisasi ekonomi, kebijakan publik, investasi, pemerataan pembangunan, dan masa depan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Melalui forum tersebut, Move for Indonesia mendorong demokratisasi ekonomi terus dikembangkan melalui ruang dialog yang terbuka dan konstruktif.
Kebijakan ekonomi nasional diharapkan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga mampu menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata dan berkeadilan bagi masyarakat.
Diskusi publik Move for Indonesia berlangsung di Jakarta Selatan pada Sabtu (12/9/2026), dengan melibatkan mahasiswa, pemuda, dan sejumlah pemangku kepentingan untuk membahas arah demokratisasi ekonomi Indonesia.Jika Anda memiliki kutipan langsung dari narasumber atau transkrip pernyataan M. Syahrus Sobirin, saya bisa memperkuat berita ini dengan kutipan yang lebih tajam dan bernilai jurnalistik.
