Junaedi Buka Seminar Kesehatan Nasional,Ingatkan Bahaya Salah Kenali GERD dan Serangan Jantung


LEBAK, FOKUS TV – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jarta, S.Hut., secara resmi membuka Seminar Kesehatan Nasional Tahun 2026 yang diselenggarakan secara virtual oleh Poltekkes Kemenkes Banten. Seminar bertema “GERD vs Serangan Jantung: Kenali Perbedaan, Cegah Risiko Fatal Sejak Dini Sepanjang Siklus Kehidupan” ini diikuti sivitas akademika, tenaga kesehatan, serta peserta dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Junaedi menegaskan pentingnya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam membedakan gejala penyakit GERD dan serangan jantung yang kerap memiliki kemiripan. Menurutnya, kesalahan mengenali gejala dapat berakibat fatal apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.

“Seminar ini bukan sekadar kegiatan akademis, melainkan wujud nyata pelaksanaan amanat konstitusi dan undang-undang. Setiap warga berhak mendapatkan informasi kesehatan yang benar,” ujar Junaedi, mengacu pada Pasal 28H UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Politisi yang akrab disapa Bang Jun itu menjelaskan edukasi mengenai perbedaan GERD dan serangan jantung sangat penting bagi seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari remaja, usia produktif, ibu hamil hingga lanjut usia perlu memahami tanda-tanda awal agar risiko keterlambatan penanganan dapat dicegah.

Ia juga menyoroti peran strategis tenaga kesehatan, khususnya bidan dan calon bidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Banten, sebagai garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat.

“Dengan pemahaman yang tepat, bidan dapat membantu mengenali tanda bahaya sejak dini, mencegah kepanikan, serta mempercepat penanganan medis yang dapat menyelamatkan nyawa,” katanya.

Sebagai anggota Komisi III DPRD Lebak, Junaedi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan dan anggaran sektor kesehatan, terutama program promotif dan preventif agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Menutup sambutannya, Junaedi berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dari para narasumber dan menyebarluaskan informasi kesehatan yang benar kepada masyarakat.

“Bismillahirrahmanirrahim, Seminar Kesehatan Nasional Tahun 2026 resmi dibuka. Semoga membawa manfaat luas bagi kemajuan kesehatan Indonesia,” tutupnya.

Seminar Kesehatan Nasional 2026 berlangsung secara virtual dan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengenali perbedaan gejala GERD dan serangan jantung guna mencegah risiko yang dapat mengancam keselamatan jiwa. (Yans)

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke [email protected].