DPD IWO-I Kota Serang Tegaskan Peran Pers sebagai Kontrol Sosial
KOTA SERANG – FOKUS TV – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWO-I) Kota Serang menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran pers sebagai penyampai informasi, kontrol sosial, serta mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai aktivitas organisasi, silaturahmi kelembagaan, hingga penguatan sinergitas dengan unsur pemerintahan dan masyarakat di wilayah Kota Serang.
DPD IWO-I Kota Serang menilai insan pers memiliki posisi penting dalam menjaga transparansi, demokrasi, dan kepentingan publik. Pers juga dinilai tidak hanya menjadi penonton dinamika daerah, tetapi turut berperan aktif dalam mendorong pembangunan yang sehat dan terbuka.
Sejalan dengan visi organisasi, IWO-I menempatkan jurnalisme profesional, independen, dan berintegritas sebagai fondasi utama dalam menghadapi perkembangan era digital yang semakin dinamis.
Dalam keterangannya, DPD IWO-I Kota Serang menyebut bahwa pers saat ini dituntut tidak hanya cepat menyampaikan informasi, tetapi juga objektif, cerdas, serta memiliki keberanian moral dalam menyuarakan fakta dan kepentingan masyarakat.
“Pers yang kuat adalah pers yang menjaga integritas, menjunjung fakta, dan tetap berdiri bersama kepentingan rakyat,” demikian semangat yang terus digaungkan dalam perjalanan organisasi.
DPD IWO-I Kota Serang juga mendorong terjalinnya kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat demi terciptanya komunikasi publik yang konstruktif serta menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.
Selain itu, organisasi profesi wartawan online tersebut terus mengajak seluruh insan pers untuk menjaga marwah jurnalistik, memperkuat solidaritas organisasi, dan mengedepankan karya pemberitaan yang edukatif, berimbang, serta mencerdaskan bangsa.
Keberadaan IWO-I di wilayah Serang dan Provinsi Banten juga disebut aktif membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung program pembangunan dan penguatan komunikasi publik.
