Kapolda Banten Berganti, Hengki Serahkan Pataka ke Hendra

FOKUS TV, SERANG - Kepemimpinan Polda Banten resmi berganti. Irjen Pol Hengki, S.I.K., M.H. menyerahkan Pataka Gawi Kuta Baluwarti kepada Brigjen Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H. dalam rangkaian serah terima jabatan Kapolda Banten, Kamis (8/10/2026).
Intinya:
- Irjen Pol Hengki menyerahkan Pataka Gawi Kuta Baluwarti kepada Brigjen Pol Hendra Kurniawan.
- Hendra Kurniawan resmi memimpin Polda Banten setelah menggantikan Hengki.
- Hendra menegaskan komitmen melanjutkan program yang bermanfaat bagi masyarakat dan membenahi hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
- Hengki mendapat amanat baru sebagai Kapolda Jawa Barat.
- Keduanya meminta jajaran Polda Banten menjaga solidaritas dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
Hendra Kurniawan Resmi Memimpin Polda Banten
Serah terima jabatan Kapolda Banten ditandai dengan penyerahan Pataka Gawi Kuta Baluwarti. Pataka tersebut menjadi simbol kehormatan dan amanat dalam memimpin jajaran Polda Banten.
Brigjen Pol Hendra Kurniawan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus melakukan pembenahan terhadap hal-hal yang masih memerlukan perbaikan.
“Pataka Gawi Kuta Baluwarti akan senantiasa menjadi pengingat akan kewajiban saya untuk memimpin dengan iktikad, menjaga solidaritas jajaran dan mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Hendra.
Hendra Tekankan Semangat Polisi Bersama Masyarakat
Hendra menyampaikan apresiasi kepada Irjen Pol Hengki atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polda Banten.
Menurut Hendra, berbagai capaian dalam pembinaan personel, peningkatan pelayanan serta upaya membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat menjadi landasan yang harus dijaga dan ditingkatkan.
Hendra menegaskan Polda Banten akan menghidupkan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Seluruh personel diminta menjadi pendengar yang baik, menerima kritik dengan lapang dada, memahami persoalan masyarakat, serta memberikan tindak lanjut yang jelas.
“Hal itu dimulai dari kemauan menjadi pendengar yang baik, dengarkan dengan sabar, terima kritik dengan lapang dada dan pahami persoalan sebelum mengambil tindakan,” tegasnya.
Warga yang Datang ke Polisi Harus Merasa Didengar
Menurut Hendra, masyarakat yang datang ke kepolisian harus merasa dihargai dan didengarkan. Masyarakat juga harus memperoleh penjelasan mengenai penanganan laporan atau persoalan yang disampaikan.
Hendra menilai transformasi Polri harus menyentuh berbagai aspek, mulai dari sumber daya manusia, pelayanan publik, penegakan hukum, pengawasan, anggaran hingga pemanfaatan teknologi.
“Transformasi Polri harus menyentuh cara berpikir, cara berperilaku dan mutu pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Seluruh pembenahan tersebut harus bermuara pada manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Di antaranya melalui pelayanan yang cepat dan mudah, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, serta pelaksanaan kewenangan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Program Prioritas Kapolri Diminta Dilaksanakan
Hendra juga meminta seluruh jajaran mendukung dan melaksanakan program prioritas Kapolri dengan sungguh-sungguh.
Kebijakan pemerintah juga harus dikawal sesuai tugas dan kewenangan Polri melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan kepada masyarakat.
Pesan Hengki untuk Jajaran Polda Banten
Sementara itu, Irjen Pol Hengki dalam pesan perpisahannya meminta seluruh personel Polda Banten memberikan dukungan penuh kepada Kapolda yang baru.
“Dukung dan laksanakan kebijakan serta program Bapak Kapolda Banten dengan sungguh-sungguh. Jadikan doktrin polisi bersama masyarakat sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas kita,” kata Hengki.
Hengki juga mengingatkan personel agar menjaga solidaritas, komitmen moral, kode etik, disiplin, keterbukaan, loyalitas dan keikhlasan dalam menjalankan tugas.
“Masyarakat harus merasakan bahwa kehadiran kita membawa pertolongan, kepastian dan keamanan,” ujarnya.
Hengki Lanjutkan Tugas sebagai Kapolda Jawa Barat
Hengki yang mendapat amanat baru sebagai Kapolda Jawa Barat juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama menjalankan tugas di Polda Banten.
“Saya menyadari masih ada harapan yang belum terpenuhi dan pekerjaan yang belum diselesaikan. Masih perlu disempurnakan,” tuturnya.
Hengki kemudian memohon doa restu untuk melanjutkan pengabdian di Jawa Barat. Hengki berharap hubungan persaudaraan dan silaturahmi dengan keluarga besar Polda Banten tetap terjaga.
“Hari ini saya mohon diri. Saya berangkat menuju tempat tugas yang baru dengan membawa rasa syukur, rasa bangga pernah mengabdi dan menjadi bagian keluarga besar Polda Banten,” ungkapnya.
Kepemimpinan Baru Polda Banten Dimulai
Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan Brigjen Pol Hendra Kurniawan di Polda Banten.
Seluruh jajaran diminta melanjutkan pengabdian dengan menjaga kehormatan Pataka Gawi Kuta Baluwarti serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Penulis: Rachmawati