Warga dan Pengendara Kecam Ceceran Tanah Proyek Bendung Cibanten
KOTA SERANG, FOKUS TV – Warga dan pengguna jalan mengeluhkan ceceran tanah yang diduga berasal dari aktivitas proyek Rehabilitasi Bendung Cibanten, Kota Serang. Material tanah tersebut terlihat mengotori permukaan jalan raya dan dinilai mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengendara.
Keluhan itu disampaikan warga pada Jumat (14/8/2026). Ceceran tanah yang berada di badan jalan dikhawatirkan menimbulkan debu saat dilintasi kendaraan, terutama sepeda motor.
Warga juga menyoroti aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kebersihan lingkungan di sekitar lokasi proyek. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan pengawasan lebih dari pihak terkait agar aktivitas proyek tidak mengganggu pengguna jalan.
"Mpap, selaku warga sekitar, mengatakan debu dari tanah yang tercecer cukup mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga maupun pengguna jalan.
"Jelas Pak, debu tanah yang beterbangan ini sangat mengganggu kesehatan para pengguna jalan serta warga sekitar," kata Mpap seusai menyampaikan keluhannya kepada pihak konsultan pengawasan di ruang kerjanya.
Menurut Mpap, persoalan ceceran tanah tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada pihak proyek. Namun, dia menilai belum ada penanganan yang maksimal terhadap kondisi jalan yang kotor akibat aktivitas proyek.
"Persoalan ini akan secepatnya kami adukan kepada pihak berwenang atau Dinas Perhubungan setempat agar menegur serta memberi sanksi kepada proyek yang diduga sudah melanggar aturan kebersihan," tegas Mpap Suprapto.
Mpap diketahui merupakan salah satu tokoh pers sekaligus aktivis kontrol sosial di Kota Serang yang tergabung dalam DPC Media Online Indonesia (MOI) Kota Serang, Provinsi Banten.
Ia berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan terhadap kondisi jalan di sekitar proyek dan memastikan pelaksana pekerjaan memenuhi ketentuan keselamatan serta kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Berdasarkan informasi pekerjaan, proyek tersebut bernama Rehabilitasi Bendung Cibanten Kota Serang. Pengguna jasa adalah SNVT Air Tanah dan Air Baku BBWS Cidanau Ciujung Cidurian, dengan kontraktor PT MBU.
Hingga berita ini ditulis, keluhan warga terkait ceceran tanah di jalan masih menjadi perhatian dan diharapkan segera mendapatkan penanganan dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait.

