Milad ke-5 Pesantren Al-Muhaimin, Kiai Tekankan Peran Istri


SERANG, FOKUSTV.COM – Pesantren Modern Al-Muhaimin menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Milad ke-5 pada 10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dihadiri keluarga besar pesantren, pimpinan pondok pesantren, guru, ibu nyai, aparatur pemerintahan, serta unsur keamanan.

Dalam kesempatan tersebut, KH Abbah Eko S.E., M.Si. menyampaikan sejumlah pesan keagamaan dan pendidikan keluarga. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pentingnya menghargai peran istri dalam mendampingi suami serta membangun keluarga.

KH Abbah Eko juga menyampaikan penghormatan kepada para pimpinan pondok pesantren, guru, serta tamu undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Soroti Peran Istri dalam Keluarga

Dalam sambutannya, KH Abbah Eko menekankan besarnya peran seorang istri dalam kehidupan rumah tangga. Menurutnya, seorang istri memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas suami dan memenuhi kebutuhan keluarga.

"Saya nitip ke ibu nyai, luar biasa peranan seorang istri bagi suami," ujar KH Abbah Eko.

Ia menggambarkan seorang istri sebagai sosok yang kerap menjadi orang pertama yang bangun, melayani kebutuhan suami, sekaligus membantu mempersiapkan berbagai keperluan keluarga.

Karena itu, ia mengingatkan para suami agar memperlakukan pasangan dengan baik dan tidak melakukan tindakan kasar dalam rumah tangga.

"Jadi jangan macam-macam sama istri. Ini bukan ngadu, ini bukan curhat, ini kenyataan," katanya.

Pesan tersebut dikaitkan dengan pentingnya pendidikan dan tarbiyah di lingkungan pesantren, khususnya dalam membentuk karakter para santri.

Keteladanan dan Tanggung Jawab Suami

Dalam bagian lain sambutannya, KH Abbah Eko mengisahkan perjalanan kehidupan rumah tangga seorang tokoh yang disebut menikah pada usia 25 tahun dengan seorang perempuan yang ketika itu berusia 15 tahun dan masih duduk di bangku SMP.

Kisah tersebut disampaikan untuk menggambarkan nilai kesetiaan, kesediaan menjalani kehidupan bersama, serta tanggung jawab dalam membangun keluarga.

"Yang menjadi seorang suami adalah tanggung jawab untuk membahagiakan keluarga," ujarnya.

Nilai tersebut kemudian dikaitkan dengan perjalanan Pondok Pesantren Dar Elqolam. Menurutnya, kemajuan sebuah lembaga pendidikan tidak semata-mata ditentukan oleh lokasi, melainkan oleh orang-orang yang menjalankan dan mengabdikan diri di dalamnya.

"Daar Elqolam maju bukanlah karena wilayahnya, tapi karena ahlinya," katanya.

Ia menilai kesungguhan, kekuatan, dan niat ibadah yang kuat dari keluarga besar menjadi faktor penting dalam perjalanan sebuah lembaga pendidikan.

KH Abbah Eko juga menyampaikan pepatah yang bermakna bahwa kemuliaan suatu tempat bukan semata-mata karena wilayah atau tanahnya, melainkan karena orang-orang yang berada di dalamnya.

"Al-mahami laisa biqurabih, bal bi ahlihi," ucapnya.

Angkat Keteladanan Nabi Muhammad SAW

Dalam sambutannya, KH Abbah Eko juga mengangkat keteladanan Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW digambarkan sebagai sosok yang memilih kehidupan sederhana dan mengutamakan pengabdian dibandingkan kekuasaan maupun kemewahan.

Pesan tersebut menjadi bagian dari rangkaian materi keagamaan dalam Milad ke-5 Pesantren Modern Al-Muhaimin. Nilai yang disampaikan mencakup keteladanan, tanggung jawab dalam keluarga, penghormatan terhadap pasangan, serta pentingnya pendidikan karakter.

Rangkaian kegiatan Milad ke-5 Pesantren Modern Al-Muhaimin berlangsung pada 10 Agustus 2026. Kegiatan diisi dengan pesan keagamaan dan pendidikan keluarga serta dihadiri keluarga besar pesantren dan sejumlah tamu undangan.Jika ada nama jabatan KH Abbah Eko atau lokasi lengkap acara, saya bisa sesuaikan lagi agar identitas narasumber dan dateline berita lebih presisi.

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke [email protected].