Festival Harmony Lintas Agama di Kota Serang Tegaskan Berbeda Itu Berkah
SERANG, FOKUS TV – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Serang menggelar Festival Harmoni Berdasarkan Dalil Kitab Suci Lintas Agama di Gedung Negara Provinsi Banten, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kerukunan antarumat beragama sekaligus menegaskan pesan persatuan melalui nilai-nilai yang bersumber dari kitab suci masing-masing agama.
Festival dihadiri Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Serang Budi Rustandi, Ketua FKUB Kota Serang KH Matin Syarkowi, para pemuka agama, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta dari berbagai latar belakang.
Ketua FKUB Kota Serang KH Matin Syarkowi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, FKUB, tokoh agama, dan masyarakat.
“Hubungan yang sangat kuat dan kerja sama yang baik antara Pemerintah Kota Serang dan FKUB diamanatkan untuk menjalankan tugas, yaitu mengharmoniskan tujuan bersama, mendekatkan setiap umat pada agamanya masing-masing, dan tetap teguh menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Matin.
Ia berharap Festival Harmoni dapat terus berkembang menjadi kegiatan yang semakin meriah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut Matin, keberagaman tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan yang memperindah kehidupan bersama.
“Bagi kami, berbeda-beda itu sebuah berkah. Saya selalu teringat pada pelangi. Pelangi itu indah justru karena warnanya beragam, bukan karena warnanya sama. Begitulah kita, berbeda namun tetap menjadi satu kesatuan yang indah,” katanya.
Pesan Persatuan dari Kitab Suci
Festival Harmoni mengangkat nilai-nilai universal seperti kasih, kebaikan, persaudaraan, dan persatuan yang terdapat dalam ajaran berbagai agama.
Dalam Islam, pesan keberagaman tercermin dalam QS Al-Hujurat ayat 13 yang mengajarkan manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal. Kemuliaan manusia tidak ditentukan oleh latar belakang, melainkan ketakwaannya.
Sementara dalam tradisi Kristen dan Katolik, Matius 7:12 mengajarkan prinsip memperlakukan orang lain sebagaimana seseorang ingin diperlakukan.
Dalam ajaran Hindu, pesan persatuan tercermin melalui harapan agar pikiran dan hati manusia dapat bersatu serta mampu berbagi kehidupan dan nasib bersama.
Sedangkan dalam ajaran Buddha, prinsip tidak berbuat jahat, senantiasa melakukan kebaikan, dan menyucikan pikiran menjadi landasan terciptanya kedamaian.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa meski setiap agama memiliki ajaran dan tradisi berbeda, terdapat nilai-nilai universal yang dapat menjadi titik temu dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Pemprov Banten Dukung Kerukunan Antarumat Beragama
Gubernur Banten Andra Soni menyambut positif penyelenggaraan Festival Harmoni. Menurutnya, semangat kerukunan melalui dialog dan kebersamaan lintas agama merupakan bagian penting dari wajah Banten.
“Kota Serang telah menorehkan sejarah baru di Indonesia. Semangat kerukunan yang dikedepankan FKUB dan Pemerintah Kota Serang ini adalah cerminan wajah Banten yang sesungguhnya—terbuka, damai, dan bersatu,” ujar Andra Soni.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Banten akan terus mendukung berbagai upaya untuk menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi menekankan pentingnya sinergi antara Pemkot Serang dan FKUB dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.
“Kerja sama antara Pemerintah Kota Serang dan FKUB bukan sekadar hubungan kerja, melainkan persaudaraan yang berjuang demi satu tujuan: Kota Serang yang damai, aman, dan sejahtera untuk semua. Konsep ‘berbeda itu berkah’ harus menjadi semangat hidup kita sehari-hari,” kata Budi.
Festival Harmoni diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat menjadi tradisi berkelanjutan dengan jangkauan yang semakin luas.
Melalui Festival Harmoni, Kota Serang menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi ruang untuk saling mengenal, menghargai, dan memperkuat persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.
Festival Harmoni Kota Serang berlangsung dalam suasana kebersamaan dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kerukunan lintas agama di tengah masyarakat.
