Bimtek SMP, Baharkam Polri Perkuat Pengamanan Obvitnas PT Timah
PANGKALPINANG, FOKUS TV – Korps Sabhara (Korsabhara) Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di PT Timah (Persero) Tbk, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut resmi dibuka di Ruang Rapat Utama Kantor Pusat PT Timah pada Senin (28/9/2026). Bimtek digelar sebagai bagian dari upaya memperkuat standar pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Pembukaan kegiatan dihadiri Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Miranda, S.I.K., M.H., CIAS, Wadir Pamobvit Polda Babel AKBP Didik Subiyakto, S.H., M.M., serta Direktur Operasi PT Timah (Persero) Tbk Handy Geniardy.
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Tim Baharkam Polri Kombes Pol Norul Hidayat, S.I.K., bersama tim auditor dan tenaga profesional.
Direktur Operasi PT Timah (Persero) Tbk Handy Geniardy menyampaikan komitmen perusahaan untuk meningkatkan standar operasional pengamanan. PT Timah menargetkan hasil audit SMP dapat mencapai kategori Gold atau Emas.
Target tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap sistem pengamanan perusahaan. Sebelumnya, hasil audit internal PT Timah pada 2025 tercatat sebesar 60,43 persen.
Sementara itu, Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Murry Miranda menekankan pentingnya pengamanan terhadap seluruh aset vital PT Timah.
Menurutnya, terdapat empat pilar utama yang menjadi ruang lingkup pengamanan, yakni aset wilayah atau IUP pertambangan, aset produksi, aset pengolahan, serta infrastruktur pendukung.
Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi lahan produktif sebagai salah satu upaya mendukung kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ketua Tim Bimtek Baharkam Polri Kombes Pol Norul Hidayat mengatakan, tim Baharkam hadir sebagai pendamping dan fasilitator berdasarkan Peraturan Kepolisian (Perpol) Nomor 7 Tahun 2019.
"Tujuannya untuk menyamakan persepsi dan membantu perusahaan memenuhi lima elemen serta 118 kriteria SMP guna mencapai kategori Gold secara objektif," kata Norul.
Auditor SMP Tenaga Profesional Budi Purwoto, S.E., juga mengingatkan jajaran manajemen dan seluruh divisi PT Timah agar mengedepankan keterbukaan serta akurasi dalam penyediaan dokumen eviden.
Menurutnya, kelengkapan dan validitas data menjadi bagian penting dalam proses evaluasi sistem pengamanan. Hal tersebut diperlukan untuk mengantisipasi celah pengamanan yang berpotensi mengganggu operasional maupun menimbulkan kerugian bagi perusahaan.
Pada hari pertama, rangkaian Bimtek dilanjutkan dengan peninjauan dan observasi lapangan di sejumlah titik vital PT Timah.
Lokasi yang ditinjau antara lain Pos Utama Kantor Pusat PT Timah, Divisi Pengamanan, Command Center, Stasiun Pengumpulan Timah Kijang Bangka Tengah, Tin Ore Warehouse Cambai, hingga area laboratorium.
Kegiatan Bimtek Implementasi SMP PT Timah selanjutnya dijadwalkan berlangsung selama lima hari dengan pendampingan tim Baharkam Polri. Pada hari pertama, seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.Jika ingin, judul juga bisa dibuat lebih menonjolkan target kategori Gold PT Timah sebagai fokus utama berita.
