Aktivis Mahasiswa Banten Desak Transparansi Dugaan Siswa Berprestasi Gagal Masuk SMA Negeri


SERANG, FOKUS TV – Aktivis Mahasiswa Banten menyatakan keprihatinan sekaligus sikap tegas atas dugaan ketidakadilan yang menimpa seorang siswa berprestasi tingkat internasional yang dikabarkan gagal diterima di salah satu SMA Negeri di Provinsi Banten.

Organisasi tersebut menilai persoalan itu bukan sekadar terkait proses penerimaan peserta didik, tetapi menyangkut hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang adil serta penghargaan terhadap prestasi yang telah diraih.

Ketua Umum Aktivis Mahasiswa Banten, Misbah Alamsyah, mengatakan pihaknya akan mengawal kasus tersebut hingga ada penjelasan yang transparan dari pihak terkait.

«"Kami tidak sedang memperjuangkan satu orang, tetapi sedang mempertahankan prinsip bahwa setiap anak bangsa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang adil. Jika benar ada siswa berprestasi internasional yang kehilangan haknya karena proses yang tidak transparan atau tidak objektif, maka ini adalah alarm bagi dunia pendidikan kita," ujar Misbah.»

Menurutnya, pendidikan negeri merupakan hak seluruh rakyat Indonesia dan tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan apa pun.

Ia menegaskan, prestasi yang telah mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di tingkat internasional seharusnya menjadi pertimbangan positif dalam dunia pendidikan, bukan justru memunculkan rasa ketidakadilan.

«"Prestasi tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan. Anak-anak yang telah berjuang membawa nama daerah dan bangsa seharusnya diberi ruang untuk berkembang, bukan dipaksa mempertanyakan arti perjuangan mereka. Jangan sampai generasi muda kehilangan keyakinan bahwa kerja keras dan prestasi masih memiliki nilai di negeri ini," katanya.»

Aktivis Mahasiswa Banten juga mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Banten untuk membuka secara transparan seluruh proses penerimaan siswa yang bersangkutan. Menurut mereka, apabila proses telah sesuai dengan ketentuan, penjelasan kepada publik perlu disampaikan secara terbuka.

Sebaliknya, apabila ditemukan adanya pelanggaran atau penyimpangan dalam proses tersebut, mereka meminta dilakukan evaluasi serta pertanggungjawaban dari pihak yang terlibat.

«"Kami akan mengawal persoalan ini sampai tuntas. Tidak boleh ada satu pun hak anak bangsa yang hilang karena proses yang tidak adil. Jika memang ada penyimpangan, siapa pun yang terlibat harus bertanggung jawab. Kami siap berdiri bersama siswa dan keluarganya untuk memastikan keadilan benar-benar ditegakkan," tegas Misbah.»

Selain itu, Aktivis Mahasiswa Banten mengajak masyarakat, akademisi, media, dan kalangan mahasiswa untuk mengawal persoalan tersebut secara objektif berdasarkan fakta. Mereka menilai dunia pendidikan harus menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan penghargaan terhadap prestasi.

Hingga pernyataan sikap ini disampaikan, belum terdapat tanggapan resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten terkait dugaan siswa berprestasi internasional yang gagal diterima di SMA Negeri tersebut.Apabila tersedia keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Banten atau pihak sekolah, artikel ini dapat diperbarui agar memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan.

💬 Disclaimer: Kami di fokustv.com berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke [email protected].