Munas Perdana PPBNI Satria Banten Digelar di Serang
SERANG, FOKUS TV – PPBNI Satria Banten menggelar silaturahmi sekaligus Musyawarah Nasional (Munas) pertama yang berlangsung di Hotel Aston Serang, Sabtu (15/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam menentukan arah kebijakan dan program strategis ke depan.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Banten, Wakil Gubernur Banten, jajaran kepolisian, pimpinan perguruan tinggi, kepala daerah, pengusaha, serta pengurus dewan pimpinan pusat hingga pimpinan cabang dan ranting organisasi.
Ketua Umum PPBNI Satria Banten, M. Oyim Munandar Sugriwa, dalam sambutannya menegaskan bahwa perjalanan organisasi hingga mencapai lima tahun bukanlah hal yang mudah. Ia menyebut keberhasilan tersebut diraih melalui berbagai pengorbanan para pengurus dan anggota.
“Lima tahun PPBNI telah datang pada titik Munas hari ini. Keberhasilan ini tidak didapat secara gratis, melainkan penuh pengorbanan pikiran, tenaga, materi, bahkan pengorbanan lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, Munas merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi dalam organisasi dan wajib dilaksanakan sesuai amanat anggaran rumah tangga. “Jika tidak Munas maka ini penghianatan para pendiri organisasi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami ucapkan Munas ini terselenggara atas support dari semua pihak, terutama pak gubernur dan pak wakil,” katanya.
Dalam forum tersebut, Munas disebut bukan sekadar seremoni, tetapi momentum sakral untuk menyusun program strategis dan inovatif. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu menyatukan persepsi dan langkah menuju organisasi yang lebih profesional serta teruji.
Tema Munas tahun ini mengusung semangat Patriot Pemersatu Banten Nasional Indonesia dengan fokus peningkatan profesionalisme organisasi. Langkah tersebut disebut selaras dengan dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat PPBNI Satria Banten, Ahmad Dimyati Natakusumah, menilai organisasi ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial dan pelestarian budaya daerah. “PPBNI Satria Banten adalah organisasi yang tangguh dan berani demi Banten aman dan sejahtera. Mari kita dukung,” ujarnya.
Ia menambahkan, organisasi tersebut turut menjaga warisan budaya Banten seperti kesenian, tarian, hingga silat tradisi dengan mengedepankan nilai religius dan budaya lokal.
Kegiatan Munas perdana ini ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan profesionalisme organisasi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah dan pelestarian budaya Banten. Hingga acara berakhir, rangkaian kegiatan berjalan lancar dan kondusif.
