Musrenbang Kelurahan Sayar Fokuskan RKPD 2027 dan Penanganan Banjir
SERANG, FOKUS TV – Kelurahan Sayar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 serta penataan KPSR Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur kelurahan dan kecamatan, anggota DPRD Kota Serang, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, RT/RW, serta perwakilan media.
Musrenbang menjadi forum strategis dalam menyerap aspirasi masyarakat terkait arah pembangunan kelurahan dan isu prioritas yang dihadapi warga.
Anggota DPRD Kota Serang, Sofyani, dalam sambutannya mengapresiasi Lurah Sayar beserta jajaran atas pemaparan yang komprehensif mengenai rencana pembangunan dan permasalahan lingkungan.
Ia menyoroti persoalan banjir yang belakangan menjadi perhatian di Kota Serang, termasuk di wilayah Kelurahan Sayar.
“Permasalahan banjir ini bukan hanya tanggung jawab dewan, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, terutama dalam menjaga lingkungan dan saluran air agar tidak tersumbat oleh sampah,” ujar Sofyani.
Pemerintah kelurahan bersama unsur kecamatan dan instansi terkait terus mendorong kolaborasi antara RT, RW, dan warga dalam penanganan lingkungan.
Upaya tersebut meliputi perbaikan drainase, penguatan koordinasi di tingkat kampung, serta ajakan untuk tidak saling menyalahkan dalam menghadapi persoalan bersama.
Dalam Musrenbang tersebut, sejumlah usulan pembangunan dari RT dan RW disampaikan untuk menjadi bahan perencanaan pemerintah daerah.
Usulan itu diharapkan dapat direalisasikan melalui sinergi anggaran Pemerintah Kota Serang maupun Pemerintah Provinsi Banten, serta dukungan DPRD melalui mekanisme reses.
“Kekompakan dan kerja sama menjadi kunci. Mudah-mudahan apa yang diusulkan masyarakat bisa direalisasikan secara bertahap demi kemajuan Kelurahan Sayar dan Kota Serang,” kata Sofyani.
Musrenbang ditutup dengan harapan agar rencana pembangunan dapat berjalan optimal dan Kota Serang ke depan terbebas dari bencana banjir. Hingga kegiatan berakhir, seluruh rangkaian acara berlangsung aman dan kondusif.
