Musrenbang Kelurahan Pancur Tekankan Pengolahan Sampah dan Edukasi Warga
SERANG, FOKUS TV – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Pancur, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, menekankan pentingnya pengelolaan sampah berbasis Tempat Penampungan Sementara (TPS) dan bank sampah, Senin (12/1/2026).
Kegiatan Musrenbang tersebut dihadiri Lurah Pancur, perwakilan Kecamatan Taktakan, Kepala Seksi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Kepala Seksi Bappeda Kota Serang, serta Bhabinkamtibmas.
Musrenbang kali ini memprioritaskan usulan pembangunan TPS dan pembentukan bank sampah sebagai solusi pengelolaan sampah di lingkungan Kelurahan Pancur. Selain itu, perubahan pola pikir masyarakat melalui edukasi juga menjadi fokus utama pembahasan.
Kepala Seksi DLH Kota Serang, H. Asep Saepudin, S.T., menyampaikan pentingnya fasilitas pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan peran aktif masyarakat. Ia mendorong agar sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata.
“Saya mengusulkan adanya TPS dan bank sampah di Kelurahan Pancur untuk mengolah sampah dari yang tidak bermanfaat menjadi bernilai guna,” ujar Asep.
Ia menambahkan, keberadaan TPS dan bank sampah harus dibarengi dengan edukasi berkelanjutan kepada warga. Edukasi tersebut bertujuan mengubah pola pikir masyarakat agar mampu memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya.
“Usulan TPS sangat penting, disertai bank sampah dan edukasi agar masyarakat bisa memilah serta mengolah sampah menjadi bermanfaat,” tambahnya.
Pihak DLH berharap, dengan terbentuknya bank sampah dan tersedianya TPS, persoalan sampah di Kelurahan Pancur dapat teratasi secara bertahap dan berkelanjutan. Hingga saat ini, usulan tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan ditindaklanjuti sesuai hasil Musrenbang kelurahan.
