Pertamina Patra Niaga Jabar Raih Nilai 88,44% dalam Audit SMP Polri
BANDUNG – FOKUSTV.COM – Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri melalui Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) menuntaskan Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di Fuel Terminal Bandung, Site Ujungberung, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut bertujuan memastikan sistem pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) sektor energi berjalan optimal, sekaligus mendukung keamanan dan kelancaran distribusi energi di wilayah Jawa Barat.
Berdasarkan hasil evaluasi terhadap 118 kriteria pengamanan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Barat memperoleh nilai akhir sebesar 88,44 persen.
Penutupan kegiatan digelar melalui closing meeting di Hotel Cordela, Bandung. Rangkaian kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara (BA) hasil audit dan penilaian instrumen pengamanan.
Ketua Tim Bintek Korsabhara Baharkam Polri, Kombes Pol. Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H., mengatakan penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap lima elemen utama dalam Sistem Manajemen Pengamanan.
"Implementasi SMP Polri di lingkungan Pertamina Patra Niaga merupakan langkah strategis untuk memetakan sekaligus mengantisipasi potensi kerawanan kamtibmas. Hasil 88,44 persen ini menunjukkan komitmen kuat dari pihak manajemen dalam menjaga aspek keamanan," ujar Edy Sumardi dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Meski memperoleh nilai tinggi, tim auditor masih menemukan sejumlah hal yang perlu diperbaiki. Terdapat 27 catatan perbaikan di lapangan serta 23 temuan terkait kelengkapan dokumen administrasi.
Tim audit juga memberikan sejumlah rekomendasi taktis yang diharapkan segera ditindaklanjuti pihak perusahaan untuk menyempurnakan sistem pengamanan.
Pjs Fuel Terminal Bandung Muhammad Fadlan bersama Manager HSSE Berno menyampaikan apresiasi atas seluruh masukan dan rekomendasi yang diberikan tim penguji.
Pihak Pertamina menyatakan berkomitmen menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut guna memperkuat sistem keamanan berlapis di area operasional, khususnya Fuel Terminal Bandung Site Ujungberung.
Kegiatan turut dihadiri jajaran internal Polri dan Auditor SMP Profesional, di antaranya AKBP Khairul Aji Wijayatsi, S.E., Ak. selaku Sekretaris Tim, Drs. Tavip Yulianto, S.H., M.H., M.Si., Drs. Edi Ciptianto, M.Si., serta Dra. Minarti.
Dari unsur kewilayahan hadir Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Jawa Barat AKBP Dr. Bohari, S.H., M.H.
Sementara dari pihak Pertamina dan eksternal hadir Sr Analyst Physical Security Henry Rasmelio, Sr Analyst II Physical Security Sugiarto, Officer I Geosecurity Wednyo Haryoto, serta seluruh Tim HSSE Fuel Terminal Bandung Site Ujungberung.
Dengan selesainya rangkaian Bintek selama lima hari, pelaksanaan kegiatan dinyatakan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Hasil audit beserta rekomendasi perbaikan selanjutnya menjadi bahan tindak lanjut untuk meningkatkan sistem manajemen pengamanan di objek vital sektor energi tersebut.Jika diperlukan, naskah ini juga bisa dibuat dalam versi lebih tajam untuk portal berita online, dengan judul dan lead yang lebih kuat untuk kebutuhan SEO.
